Fahruddin Faiz
Filsafat Perdamaian
Rp129.000
oleh Fahruddin Faiz
Jual buku Jatuh Cinta Kepada-Nya karya Fahruddin Faiz yang diterbitkan oleh Noura Books Publishing. Buku ini merupakan buku Agama & Filsafat dengan tebal sekitar 296 halaman. Buku Jatuh Cinta Kepada-Nya pertama kali diterbitkan pada tahun 2024 dengan ISBN 9786232424630. Untuk harganya sendiri hanya Rp66.750, ada diskon 25% dari harga normal Rp89.000. Buku dijamin original karena langsung dari penerbitnya. Ada gratis ongkir juga ke seluruh Indonesia. Jadi, silakan checkout sekarang juga.
100% Original
Kirim 1–3 Hari
7 Hari Retur
Seseorang yang tak pernah mencintai, tak akan pernah bisa mencintai Tuhan dengan sepenuh hati. Maka, mencintai hal-hal yang bersifat duniawi menjadi penting sebagai persiapan mencintai Tuhan. Meski cinta kepada manusia ada batasnya, tapi mengajarkan hati untuk berkorban, memberi manfaat, dan hidup bermakna.
Jatuh cinta juga berarti siap mengalami kekecewaan dan patah hati dalam perjalanannya, yang jika dirawat dengan benar justru akan menumbuhkan cinta sejati. Karena cinta tidak sekadar relasi antarmanusia, tetapi berakar pada kasih sayang Ilahi yang menyatukan segala sesuatu. Sehingga, cinta tidak hanya menghangatkan jiwa, tetapi juga membersihkan hati dari belenggu duniawi.
Jatuh Cinta kepada-Nya adalah perjalanan menuju cinta hakiki, cinta yang mengalir dari hati yang telah melampaui keduniawian. Melalui ajaran-ajaran para sufi dan filsuf yang telah menempuh jalan ini, pembaca diajak merenungkan makna mendalam tentang cinta Ilahi dan langkah-langkah untuk menghidupkannya dalam kehidupan sehari-hari.
-------
“Bagi mereka yang membutuhkan asupan jiwa dengan perluasan hati yang tak terbatas dan pencarian mutiara ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan, sangat perlu membaca buku ini, tanpa jeda, hingga tuntas!”
—Neng Dara Affiah, Akademisi, Penulis, dan Pegiat Kemanusiaan
“Melalui refleksi sufistik yang mendalam, buku ini menjadi pemandu spiritual, juga sumber ketenangan batin. Sebuah bacaan wajib bagi siapa saja yang mencari kedamaian dan kebahagiaan melalui cinta yang tulus tanpa pamrih kepada-Nya.”
—Neng Hannah, Akademisi, Penulis, Pencinta Filsafat dan Tasawuf